PENERAPAN SANKSI HUKUMAN TERHADAP PENINGKATAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI BAGIAN UMUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN CIAMIS

Penulis

  • Dian Apriyani Universitas Galuh
  • Ahmad Juliarso Universitas Galuh
  • Sahadi Sahadi Universitas Galuh

Kata Kunci:

Sanksi, Budaya kerja, Kedisiplinan Pegawai

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih lemahnya tingkat disiplin kerja pegawai, khususnya dalam hal kepatuhan terhadap waktu kerja, aturan berpakaian, serta pelaksanaan tugas di lingkungan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis. Fenomena seperti keterlambatan hadir, perilaku tidak produktif, serta inkonsistensi dalam penggunaan seragam masih sering ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur  penerapan sanksi hukuman dalam membentuk kedisiplinan pegawai. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Delapan informan dipilih berdasarkan peran dan keterlibatannya dalam pengawasan disiplin kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sanksi telah memiliki dasar regulatif yang jelas, namun implementasinya belum maksimal. Pendekatan penghargaan masih lebih dominan daripada penegakan sanksi. Meski demikian, mayoritas informan menilai sanksi tetap penting sebagai alat kontrol yang mendidik, selama diterapkan secara proporsional, terbuka, dan komunikatif. Kejelasan informasi serta ruang pembelaan bagi pegawai juga menjadi faktor penting dalam menciptakan keadilan prosedural. Kesimpulannya, efektivitas sanksi dalam meningkatkan disiplin kerja sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan, pengawasan berkelanjutan, serta komitmen pimpinan dalam membina budaya kerja yang tertib dan profesional.

File Tambahan

Diterbitkan

2025-09-29

Terbitan

Bagian

Articles