ANALISIS RISIKO KEGAGALAN PADA PRODUK BOX-CULVERT DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFECT ANALISYS (FMEA) DI PT. CANAL BETON UTAMA

Authors

  • Nabila Fuji Fitriani Teknik Industri Universitas Galuh

DOI:

https://doi.org/10.25157/intriga.v3i1.5899

Keywords:

Pengendalian Kualitas, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA).

Abstract

Dalam industri pracetak beton, khususnya pada produksi box culvert, masih sering dijumpai permasalahan produk cacat yang berdampak pada biaya produksi, efisiensi, serta kepuasan pelanggan. Fenomena ini juga terjadi di PT Canal Beton Utama, di mana beberapa produk yang dihasilkan mengalami kecacatan meskipun proses produksi telah mengikuti prosedur yang berlaku. Penelitian ini dilakukan dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko kegagalan pada proses produksi. Dari total 800 produk yang diproduksi pada Februari–Juni 2025, ditemukan tiga jenis cacat dominan, yaitu keropos sebanyak 23, retak rambut 12, dan bubble 8. Hasil perhitungan menunjukkan cacat keropos memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi, yaitu 256, sehingga menjadi prioritas utama untuk perbaikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan perusahaan dalam merancang langkah preventif dan korektif untuk meningkatkan mutu produk serta efisiensi proses produksi.

Additional Files

Published

2026-03-04

How to Cite

Fuji Fitriani, N. (2026). ANALISIS RISIKO KEGAGALAN PADA PRODUK BOX-CULVERT DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFECT ANALISYS (FMEA) DI PT. CANAL BETON UTAMA. INTRIGA (Info Teknik Industri Galuh), Jurnal Mahasiswa Teknik Industri, 3(1), 25–32. https://doi.org/10.25157/intriga.v3i1.5899