PENERAPAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA PROSES PRODUKSI INDUSTRI PANGAN PT. MITRA DESA PAMARICAN
DOI:
https://doi.org/10.25157/intriga.v3i02.6066Keywords:
Overall Equipment Effectiveness (OEE), Efektivitas Mesin, Industri PanganAbstract
Industri pangan memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, khususnya dalam memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, ketersediaan pangan mendukung stabilitas ekonomi daerah. PT. Mitra Desa Pamarican, sebagai salah satu perusahaan yang ikut membantu dalam hal tersebut dengan konsep penggilingan beras. Menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan efisiensi proses produksinya. Rumusan masalah dari penelitian ini difokuskan pada identifikasi bagaimana efekttivitas proses produksi dan faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi, seperti jadwal produksi, manajemen proses, efektivitas peralatan, dan kualitas bahan baku Dengan tujuan untuk menganalisis efisiensi proses produksi di PT. Mitra Desa Pamarican dengan menerapkan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada mesin Husker, Paddy Separator, Whitener, dan Polisher sebagai objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin Paddy Separator dan Whitener telah memenuhi standar world class OEE dengan nilai rata-rata OEE masing-masing sebesar 90,7%. Sementara itu, mesin Husker dan Polisher belum memenuhi standar tersebut dengan nilai OEE rata-rata 79,8% dan 82,9%. Ketercapaian nilai OEE terutama dipengaruhi oleh faktor downtime dan kualitas produk yang dihasilkan. Berdasarkan temuan ini, perusahaan disarankan untuk meningkatkan performa mesin serta mengurangi jumlah produk cacat guna mencapai standar world class OEE secara konsisten di seluruh lini produksi.





