RANCANG BANGUN DAN KAJI NUMERIK INKUBATOR DAN KANDANG INDUKAN PUYUH

Authors

  • Heris Syamsuri UNIVERSITAS GALUH

Keywords:

inkubator, telur, puyuh

Abstract

Puyuh merupakan jenis unggas bertubuh kecil, berkaki pendek, dan tidak
dapat terbang tinggi. Puyuh memiliki potensi cukup besar sebagai penghasil daging
dan telur. Tingginya permintaan terhadap puyuh baik telur maupun dagingnya perlu
diimbangi dengan ketersediaan yang memadai. Pada umumnya satu induk hanya
mampu menetaskan empat telur saja pada satu masa pengeraman. Cara yang efisien
serta efektif agar ketersediaannya dapat terpenuhi adalah dengan cara meningkatkan
jumlah produksi penyediaan bibit puyuh baru dengan menggunakan alat bantu
inkubator yang merupakan alat untuk menetaskan telur dimana fungsinya adalah
sebagaipengganti indukan.
Penelitian ini bertujuan menghasilkan sistem inkubator penetas telur puyuh
yang dilengkapi dengan perangkat untuk mengatur kondisi lingkungan yang
menyerupai dengan kondisi indukan sehingga telur dapat menetas, serta menguji
sistem tersebut apakah befungsi dengan baikatau tidak.
Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini diawali dengan mengumpulkan
referensi seputar informasi puyuh serta identifikasi permasalah yang mungkin
muncul pada saat menerapkan sistem inkubator. Langkah selanjutnya adalah
melakukan analisis melalui pengujianterhadap alat sebagai bahan evaluasi.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, inkubator mampu memenuhi
temperatur dankelembaban yang dikehendaki. Temperatur rata – rata selama masa
inkubasi (16-18 Hari) yaitu 38,1℃ dan Kelembapan rata rata yaitu 60,1%

Published

2022-04-23