PERANCANGAN ALAT PENGERING HELM BERBASIS PTC (POSITIVE TEMPERATURE COEFFICIENT)

Authors

  • ade herdiana Universitas Galuh

Keywords:

pengering helm, elemen pemanas, stabilitas suhu, faktor keamanan, desain teknik

Abstract

Alat pengering helm meupakan alat yang digunakan untuk mengeringkan helm yang basah dan
berfungsi sebagai pengganti sinar matahari yang berperan penting pada saat musim hujan, dimana
bahan tersebut terbuat dari kevlar, serat resin, atau plastik. Metode penelitian yang digunakan adalah
pendekatan eksperimen, mulai dari perancangan, perakitan, hingga pengujian alat. Perancangan
sistem pengering helm dirancang dengan metode analisis FEM (Finite Elemen Methode) dengan
tegangan (Von Mises) sebesar 250.000.000 N/m2 atau 250 Mpa dengan hasil yang didapatkan yaitu
8.000.000 N/m2 atau 8 Mpa, untuk perpindahan (displacement) dinyatakan bahwa daerah terdistribusi
dengan hasil 0 maka tidak terjadi perpindahan pada struktur rangka sehingga elemen rangka
dinyatakan aman, untuk regangan (Strain) dinyatakan bahwa daerah terdistribusi dengan hasil 0 maka
tidak terjadi regangan pada struktur elemen rangka sehingga elemen rangka dinyatakan aman, dan yang terakhir ada faKtor keamanan (Safety of Factor) dinyatakan bahwa daerah visualisasi faktor
keamanan dengan hasil yang didapat adalah 31 lebih dari 1 maka hasil dari struktur elemen rangka
dinyatakan aman. Hasil pengujian meliputi tahap perancangan alat, pemilihan komponen utama
seperti elemen pemanas PTC, blower, dan timer, serta pengujian hasil dari analisis FEM (Finite
Elemen Methode). Hasil menunjukkan bahwa alat mampu mengeringkan helm dalam waktu rata-rata
45–60 menit dengan suhu pemanasan stabil pada kisaran 40–60°C. Keuntungan penggunaan elemen
PTC mempunyai kestabilan suhu otomatis tanpa kontrol tambahan serta konsumsi daya yang relatif
rendah. Alat ini juga dilengkapi sistem ventilasi dan timer untuk meningkatkan keamanan dan
kenyamanan pengguna. 

Published

2026-01-05