ANALISIS PENGENDALIAN BANJIR DI PERSIMPANGAN JALAN SOEKARNO-HATTA GEDEBAGE KOTA BANDUNG DENGAN NORMALISASI SUNGAI DAN REVITALISASI DRAINASE
DOI:
https://doi.org/10.25157/jmt.v12i2.5759Keywords:
Banjir, Gedebage, Hujan, Sungai, Debit, PengendalianAbstract
Banjir adalah tanah yang tergenang akibat dari luapan sungai, yang disebabkan oleh hujan deras, pasang tinggi, gelombang tinggi yang tidak biasa, atau pendangkalan akibat sedimentasi. Salah satu fenomena banjir yang telah lama terjadi adalah Banjir di sekitar persimpangan Jalan Soekarno-Hatta (Bypass) dan Jalan Rumah Sakit Wilayah Gedebage Kota Bandung. Hal ini dikarenakan Intensitas hujan di daerah hulu (wilayah Ujungberung) yang cukup tinggi menyebabkan genangan banjir terjadi. Penelitian ini difokuskan untuk mengkaji rencana pengendalian banjir dengan normalisasi sungai di kawasan Gedebage Kota Bandung. Metode digunakan di dalam penelitian yaitu metode numerik dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran hidrologi dan hidraulika. Output penelitian berupa hasil simulasi banjir pada setiap kala ulang dengan 2 skenario yaitu eksisting dan normalisasi sungai. Hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh besaran debit banjir kala ulang 25 tahun pada setiap sungai di kawasan Gedebage yaitu di sungai Cisaranten sebesar 24.31 m3/detik, debit banjir di sungai Jajaway sebesar 3.58 m3/detik, debit banjir di sungai Cinambo sebesar 14.39 m3/detik, debit banjir di sungai Cipamulihan sebesar 7.19 m3/detik dan debit banjir di sungai Cilameta sebesar 6.69 m3/detik. Dari hasil simulasi dengan skenario eksisting yang telah dilakukan diperoleh peningkatan luas genangan dari kala ulang 5 tahun ke kala ulang 25 tahun yaitu meningkat dari 8,20 ha pada kala ulang 5 tahun meningkat menjadi 11,04 ha pada kala ulang 25 tahun. Untuk pengendalian banjir pada Kawasan Gedebage Kota Bandung adalah dengan melakukan normalisasi sungai khususnya pada Sungai Cinambo yang berperan penting pada limpasan banjir di Kawasan Gedebage. Dari hasil simulasi dengan skenario normalisasi sungai yaitu normalisasi Sungai Cinambo dan revitalisasi saluran drainase diperoleh penurunan luas genangan khususnya pada area perempatan yang menjadi tidak tergenang lagi. Dimana reduksi banjir dari hasil simulasi skenario normalisasi sungai dan revitalisasi saluran drainase adalah dapat mengurangi genangan sebesar 33%.






