PENGARUH PENGHARGAAN DAN HUKUMAN TERHADAP DISIPLIN KERJA KARYAWAN DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PTPN IV REGIONAL I KEBUN RANTAUPRAPAT
DOI:
https://doi.org/10.25157/jmt.v12i2.5777Keywords:
Penghargaan, Hukuman, Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, PLS-SEMAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penghargaan dan hukuman terhadap disiplin kerja karyawan dengan
mempertimbangkan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan pada PTPN IV Regional I Kebun
Rantauprapat dengan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 81 karyawan yang ditentukan
melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis
dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan perangkat lunak SmartPLS
4.1.6. Hasil analisis menunjukkan bahwa hukuman berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap disiplin
kerja karyawan, sedangkan penghargaan tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan. Meskipun demikian,
motivasi kerja berguna sebagai mediator penuh atas hubungan antara penghargaan dan disiplin kerja, serta sebagai
mediator parsial atas hubungan antara hukuman dan disiplin kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas
kebijakan penghargaan dan hukuman dalam meningkatkan disiplin kerja akan lebih optimal apabila disertai dengan
peningkatan motivasi kerja karyawan. Hasil pada penelitian ini berguna untuk memberikan kontribusi praktis untuk
manajemen dalam perumusan kebijakan sumber daya manusia yang berfokus dalam pembentukan disiplin kerja secara
berkelanjutan.






