PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PENCANTUMAN KLAUSULA BAKU PADA TIKET BUS PRIMAJASA TASIKMALAYA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN

Penulis

  • Ramdani Haerul Rizal Universitas Galuh
  • Nina Herlina Universitas Galuh
  • Meisha Poetri Perdana Universitas Galuh
  • Muhammad Amin Effendy Universitas Galuh

Kata Kunci:

Perlindungan Konsumen; Klausula Baku; Angkutan Umum; UU Nomor 8 Tahun 1999.

Abstrak

Penggunaan jasa angkutan umum khususnya bus seringkali melibatkan perjanjian baku berupa tiket yang memuat klausula eksonerasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan konsumen terhadap pencantuman klausula baku pada tiket PT. Primajasa Perdanaraya Utama Cabang Kota Tasikmalaya, khususnya mengenai pengalihan tanggung jawab atas barang yang hilang atau rusak, dihubungkan dengan Pasal 18 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencantuman klausula "Barang hilang/rusak/tertukar bukan tanggung jawab perusahaan" pada tiket merupakan klausula eksonerasi yang dilarang oleh undang-undang. Praktik ini menempatkan konsumen pada posisi tawar yang lemah dan melanggar hak konsumen atas keamanan serta ganti rugi. Oleh karena itu, demi hukum, klausula tersebut dinyatakan batal demi hukum.

Biografi Penulis

Ramdani Haerul Rizal, Universitas Galuh

Mahasiswa Fakultas Hukum

Nina Herlina, Universitas Galuh

Dosen Fakultas Hukum

Meisha Poetri Perdana, Universitas Galuh

Dosen Fakultas Hukum

Unduhan

Diterbitkan

30-10-2025

Cara Mengutip

Haerul Rizal, R., Herlina, N., Poetri Perdana, M., & Amin Effendy, M. (2025). PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PENCANTUMAN KLAUSULA BAKU PADA TIKET BUS PRIMAJASA TASIKMALAYA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN. Pustaka Galuh Justisi, 4(1), 34–40. Diambil dari https://ojs.unigal.ac.id/index.php/pustakagaluh/article/view/5785