KAJIAN PENGARUH PEMBUATAN TERMINAL BARU TERHADAP KINERJA LALU LINTAS STUDI KASUS : JALAN H. MAWI KABUPATEN BOGOR
DOI:
https://doi.org/10.25157/jmt.v12i2.5907Keywords:
Terminal Tipe B, Kinerja Lalu Lintas, Model Greenshield, Derajat JenuhAbstract
Dalam Penelitian ini menganalisis kinerja lalu lintas Jalan Haji Mawi di Kecamatan Parung pasca-operasional Terminal Penumpang Tipe B. Terminal ini berperan sebagai simpul transportasi antar kabupaten dan antarkota yang memengaruhi distribusi arus kendaraan, terutama angkutan umum, serta mendorong peralihan moda dari kendaraan pribadi. Analisis menggunakan indikator kapasitas, faktor koreksi kapasitas (lebar lajur, presentase arus, hambatan samping, ukuran kota), model Greenshield, dan derajat jenuh (DJ) untuk lima segmen jalan. Hasil menunjukkan bahwa operasional terminal meningkatkan DJ secara signifikan sejak 2025, dengan Segmen 2–5 berpotensi melebihi kapasitas pada 2045, sementara Segmen 4 menjadi titik paling kritis. Hubungan kecepatan–kerapatan dan arus–kerapatan sesuai prinsip Greenshield menunjukkan pola linier negatif dan parabola, menandakan karakteristik lalu lintas yang stabil meski beberapa segmen mendekati kondisi jenuh. Temuan ini menekankan perlunya intervensi pengelolaan lalu lintas, seperti penataan akses keluar–masuk, penertiban parkir, penyediaan staging area, dan optimasi simpang, untuk menjaga kelancaran, efisiensi, dan keselamatan sistem transportasi. Hasil penelitian memberikan dasar perencanaan dan strategi pengelolaan koridor jalan yang lebih efektif di kawasan perkotaan. Studi ini diharapkan menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam merencanakan terminal tipe B secara terintegrasi dan berkelanjutan pengaruhnya terhadap Jalan Haji Mawi di Kecamatan Parung .






