KONTRIBUSI BUDAYA MUNGKUS DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT (Studi Kasus di Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis)

Penulis

  • Rita Patonah Universitas Galuh
  • Tati Heryati Universitas Galuh
  • Dedeh Universitas Galuh
  • Endang Mulyadi Universitas Galuh
  • Nur Rizqi Arifin Universitas Galuh

Kata Kunci:

budaya mungkus, pendapatan, perekonomian

Abstrak

Keberadaan Home Industry di Kecamatan Cikoneng sudah berlangsung secara turun temurun dan mampu memperluas lapangan kerja. Tenaga kerja yang dibutuhkan meliputi tenaga bagian produksi, pengemasan (mungkus) dan pemasaran. Adapun jumlah tenaga kerja yang paling banyak  terlibat yaitu tenaga bagian pengemasan (mungkus). Respon masyarakat untuk bekerja di bagian ini sangat tinggi, karena tidak menuntut persyaratan akademik, usia, dan keterampilan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kontribusi  budaya mungkus dalam membantu perekonomian masyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Subyek penelitian yakni tenaga kerja yang bertugas sebagai  pembungkus yang tersebar di sembilan desa  di wilayah Kecamatan Cikoneng. Simpulan dari penelitian ini bahwa budaya mungkus merupakan mata pencaharian yang memberikan kontribusi dalam membantu perekonomian masyarakat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2024-01-13

Cara Mengutip

Patonah, R., Heryati, T., Dedeh, Mulyadi, E., & Rizqi Arifin, N. (2024). KONTRIBUSI BUDAYA MUNGKUS DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT (Studi Kasus di Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis). JKDB: Jurnal Konservasi Dan Budaya, 1(1), 44–58. Diambil dari https://ojs.unigal.ac.id/index.php/jkdb/article/view/3732

Terbitan

Bagian

Articles