AKSELERASI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA DANAU TOBA (Studi Realisasi Prinsip Good Governance Pada Badan Pelaksana Otorita Danau Toba)
DOI:
https://doi.org/10.25157/moderat.v7i3.2484Abstrak
Penelitian ini di latarbelakangi pariwisata Danau Toba yang belum dikelola maksimal, berdampak rendahnya minat kunjungan wisatawan. Di samping tumpang tindihnya pengaturan kewenangan pemerintah pusat dan daerah, kondisi tersebut diperburuk kurangnya pemahaman masyarakat terkait kepariwisataan, minimnya keterbukaan informasi, dan kurang melibatkan masyarakat adat berimplikasi maraknya konflik pembebasan lahan masyarakat. Tujuan penelitian ini menjelaskan bagaimana BPODT melakukan pengembangan destinasi wisata Danau Toba berdasarkan prinsip good governance yang dikemukakan Sedarmayanti (2007) berdaar aspek transparansi, akutabilitas, dan partisipasi. Penelitian bersifat kualitatif, data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara, analisis data dan validasi menggunakan trianggulasi. Hasil penelitian menunjukan pengembangan objek wisata Danau Toba oleh BPODT masih belum optimal, terlihat kurangnya keterbukaan, informasi, dan koordinasi. Berdasarkan aspek akuntabilitas BPODT berupaya maksimal membuat kawasan objek wisata Danau Toba menjadi kawasan pariwisata kelas dunia yang unggul dan didukung infrastuktur yang memadai. Serta menerapkan kebijakan pemeliharaan ekosistem melalui pencegahan dan penanggulangan kawasan objek wisata Danau Toba. Terkait partisipasi BPODT dan stakeholder saat ini sudah berjalan, meskipun masih terjadi konflik pembebasan lahan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan © 2023 by Program Studi Ilmu Pemerintahan is licensed under CC BY-SA 4.0