KUALITAS APARATUR DESA DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEMERINTAHAN DESA: (Bukti dari Desa Tanjungjaya, Kabupaten Bandung Barat, Indonesia)
DOI:
https://doi.org/10.25157/moderat.v12i1.5461Kata Kunci:
Kualitas Aparatur; Kinerja Pemerintah Desa; Pelayanan Publik; Sumber Daya Manusia Aparatur; Indeks Desa Membangun (IDM)Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas aparatur desa dalam menunjang kinerja Pemerintah Desa Tanjungjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat. Kajian ini menggunakan kerangka teoretik kualitas aparatur yang mencakup kualitas sumber daya manusia, kualitas pelayanan, dan kualitas kinerja aparatur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif induktif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan aparatur desa dan masyarakat, observasi langsung terhadap praktik pelayanan publik, serta telaah dokumen resmi desa. Berbeda dari penelitian sebelumnya, studi ini mengaitkan kualitas aparatur dengan stagnasi status Indeks Desa Membangun (IDM) Desa Tanjungjaya pada periode 2020–2024. Kebaruan penelitian terletak pada temuan adanya kesenjangan antara tingkat pendidikan formal aparatur yang relatif memadai dengan kinerja pelayanan publik yang belum optimal. Temuan ini memperkaya kajian kualitas aparatur dengan menunjukkan bahwa pendidikan formal belum cukup tanpa didukung kompetensi teknis, disiplin kerja, dan profesionalisme pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas aparatur tergolong cukup baik, ditinjau dari pengetahuan administrasi, pengalaman kerja, keandalan pelayanan, dan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat. Namun demikian, keterbatasan jumlah aparatur, sarana prasarana, serta rendahnya adaptasi terhadap pelayanan berbasis digital masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, penguatan kapasitas aparatur melalui pelatihan teknis terapan, inovasi pelayanan, dan tata kelola berbasis kinerja menjadi penting untuk mendukung percepatan peningkatan status pembangunan desa berdasarkan IDM.
Referensi
A. Setiadi. (2018). Pengaruh Kepemimpinan Dan Kompetensi Aparatur Terhadap Kualitas Pelayanan Publik. Journal of Management Review, 2(2). doi:doi.org/http://dx.doi.org/10.25157/jmr.v2i2.1797
Creswell, J. (2016). Research Design "Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran" (Vol. IV). Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Dipetik Februari 14, 2024
Emzir. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif "Analisis Data". Depok: Rajawali Pers.
Ghony, M. D., & Almanshur, F. (2012). Metode Penelitian Kualitatif. (R. T. Sari, Penyunt.) Jogjakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Hayat. (2014, Juni). Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Aparatur Pelayanan Publik dalam Kerangka Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Kebijakan dan Manajemen PNS, VII(1), 31-44. Dipetik Mei 5, 2022, dari https://jurnal.bkn.go.id/index.php/asn/article/view/70
Kementerian Desa PDTT. (2025). Diambil kembali dari idm.kemendesa.go.id: https://idm.kemendesa.go.id/
Koswara, K. E. (2015). Pemerintahan Daerah, Konfirugasi Politik Desentralisasi dan Otonomi Daerah untuk Dulu, Kini dan Tantangan Globalisasi. Jakarta: Yayasan Damandiri, Inner Bekerjasama dengan Universitas Satyagama.
M, R., Hasiah, & Azmi. (2022). Pengelolaan Dana Desa dalam Meningkatkan Status Indeks Desa Membangun. Supremasi Hukum : Jurnal Penelitian Hukum, XXXI(2), 99-109.
Mangkunegara, A. P. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
Novianto, W., Sutrisno, E., Hermawan, R., Nurjaman, R., & Suprihatini, A. (2015). Telaahan Isu-Isu Strategis Desentralisasi dan Otonomi Daerah. Jakarta: Pusat Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah Lembaga Administrasi negara. Dipetik Mei 6, 2022
Nurdin, I. (2019). Kualitas Pelayanan Publik. (Litfiah, Penyunt.) Kota Surabaya: Media Sahabat Cendekia. Dipetik Mei 1, 2022
Pinaling, I. E., Lapian, M., & Kasenda, V. (2018). Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Kantor Kecamatan Simpang Raya Kabupaten Luwuk Banggai. Eksekutif, 2(2). Dipetik Maret 7, 2023
Radiansyah, R. R. (2020). Reformasi Birokrasi Sebagai Upaya Mewujudkan Good Governance Melalui Kerangka Otonomi Daerah. JISoP, II(1), 80 - 93. doi:DOI: http://dx.doi.org/10.33474/jisop.v2i1.6387
Radiansyah, R. R. (2022). Kinerja Organisasi dalam Mewujudkan Good Goevernance di Pemerintah Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. JISIPOL, VI(1), 1-19. Diambil kembali dari https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/jisipol/article/view/717
Rohayatin, T., Warsito, T., Pribadi, U., Nurmandi, A., Kumorotomo, W., & Suranto. (2017). Faktor Penyebab Belum Optimalnya Kualitas Penyelenggaraan Pelayanan Publik dalam Birokrasi Pemerintahan. Caraka Prabu, I(1), 22-36. doi:https://doi.org/10.36859/jcp.v1i01.50
Sahrun, M. (2018). Analisis Faktor-Faktor Perkembangan Desa dan Strategi Menuju Desa Mandiri. Makassar: Universitas Bosowa Makassar.
Sani, A. (2021). Analisis Kualitas Pelayanan Publik di Rumah Sakit Umum Daerah Bangka Tengah. Jurnal BESTARI, 1(2), 38-52. Dipetik Maret 3, 2023
Saputro, H. E. (2015). Kualitas Pelayanan Publik. Jurnal Professional FIS UNIVED, 2(1). Dipetik Maret 7, 2023
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Triguno. (1997). Budaya Kerja Menciptakan Lingkungan Yang Kondusif Untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja. Jakarta: Golden Teravon Press.
Yasin, M., Rofik, A., Fachurrahman, Untung, B., Rotanty, M., Dwiherwanto, S., . . . Muslih, F. (2015). Anotasi Undang-Undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa. Jakarta: Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO).
Zeithaml, V.A., , Parasuraman, A., , & Berry, L.L. (1990). Delivering Quality Service: Balancing Customer Perceptions and Expectations. New York: The Free Press.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rifi Rivani Radiansyah, Wildan Nugraha

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan © 2023 by Program Studi Ilmu Pemerintahan is licensed under CC BY-SA 4.0

















