PELESTARIAN BUDAYA KAULINAN BARUDAK SUNDA DI KAMPUNG BUNGUR DESA JALATRANG KECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS
DOI:
https://doi.org/10.25157/moderat.v12i1.5744Kata Kunci:
Pelestarian Budaya, Kaulinan Barudak Sunda, Kampung Bungur, Desa JalatrangAbstrak
Arus globalisasi dan digitalisasi telah membawa dampak signifikan terhadap keberlanjutan budaya lokal, termasuk permainan tradisional anak-anak (kaulinan barudak Sunda). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelestarian budaya kaulinan barudak sunda di Kampung Bungur Desa jalatrang, Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi lapangan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaulinan barudak Sunda masih bertahan melalui dukungan komunitas, program eduwisata desa, serta keterlibatan sekolah dan pegiat budaya. Permainan tradisional ini mengandung nilai sosial, moral, edukatif, dan budaya yang penting bagi pembentukan karakter dan identitas generasi muda. Namun, tantangan berupa dominasi permainan digital, keterbatasan sarana, dan minimnya dukungan kebijakan jangka panjang masih menjadi hambatan utama. Sehingga perlu adanya kolaborasi Penta Helix Lokal yang melibatkan pemerintah desa, komunitas budaya, lembaga pendidikan, akademisi, dan masyarakat untuk pelestarian budaya yang kontekstual dan berkelanjutan.
Referensi
Anggita, G. M. (2019). Eksistensi Permainan Tradisional sebagai Warisan Budaya Bangsa. JOSSAE : Journal of Sport Science and Education, 3(2), 55. https://doi.org/10.26740/jossae.v3n2.p55-59
Agustin, M., Mamat, N. Bin, & Syaodih, E. (2020). Exploring “Kaulinan Barudak” To Develop Children’S Character Values in Islamic Early Childhood Education. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 13–26. https://doi.org/10.15575/jpi.v6i1.8226.
Darmawan, Windy,at.al (2020). Kaulinan Barudak Sunda” sebagai permainan tradisional di Kecamatan Jatinangor. JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) 7 (1), 2020, 1-15. http://journal.uny.ac.id/index.php/jppm
Elvandari, E. (2020). Sistem Pewarisan Sebagai Upaya Pelestarian Seni Tradisi. GETER : Jurnal Seni Drama, Tari Dan Musik, 3(1), 93 104. https://doi.org/10.26740/geter.v3n1.p93 104.
Gerak, P., Lagu, D., Kaulinan, M. L., Di, B., & Sdn, K. (2024). SWARA : Jurnal Antologi Pendidikan Musik.
Hasan, M., Harahap, T. K., Hasibuan, S., Rodliyah, I., Thalhah, S. Z., Rakhman, C. U., ... & Arisah, N. (2023). Metode penelitian kualitatif. Penerbit Tahta Media.
Kosasih, Ade. (2007). Kakawihan Barudak Sunda. Bandung: Universitas Padjadjaran.
Mulasi, S. (2020). Dampak Perkembangan Budaya Modern terhadap Eksistensi Budaya Lokal di Aceh. BIDAYAH: Jurnal Studi-Studi Keislaman, 11 (2), 201-211.
Saepudin,at.al (2017). Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Sunda Melalui Kaulinan Barudak Lembur Di Kabupaten Tasikmalaya. Metahumaniora, Volume 7 No. 1 April 2017, 20-31.
Saryanto,at.al (2022). Pengembangan Kaulinan Barudak sebagai Atraksi Budaya Berbasis Musik Tradisional untuk Meningkatkan Pariwisata Jawa Barat. Volume 12, Nomor 2, Oktober 2024 pp. 90-101.
Sutisna, D. (2020). Revitalisasi Nilai-Nilai Tradisi Lokal dalam Masyarakat Adat di Jawa Barat. Jurnal Sosial dan Budaya, 17(2), 101-112.
Utami, N. I., Kurnia, I., Octafiana, L., & Nursyidah, H. (2018). Engklek geometri: Upaya pelestarian permainan tradisional melalui proses pembelajaran matematika di SMP Muhammadiyah 4 Surabaya. J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 6(1), 12 18. https://doi.org/10.29100/j-adimas.v6i1.678.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Etih Henriyani, Eet Saepul Hidayat, Sahadi, Dede Syahril, Neti Sunarti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan © 2023 by Program Studi Ilmu Pemerintahan is licensed under CC BY-SA 4.0

















